Minggu, 18 Oktober 2026

TAPM Kabupaten Gayo Lues Koordinasikan Pendaftaran IKD untuk Mendukung Tugas Relawan Agen Perlinsos


Dalam rangka mendukung kelancaran pelaksanaan program Perlindungan Sosial (Perlinsos), TAPM Kabupaten Gayo Lues melaksanakan koordinasi dengan Sekretaris Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Gayo Lues terkait pendaftaran Identitas Kependudukan Digital (IKD) sebagai salah satu persyaratan bagi Tenaga Pendamping Profesional (TPP) yang ditugaskan menjadi Relawan Agen Perlinsos.



Koordinasi ini bertujuan untuk memastikan proses pendaftaran dan aktivasi IKD bagi TPP dapat berjalan dengan baik, sehingga mendukung pemenuhan persyaratan administrasi dalam pelaksanaan tugas sebagai Agen Perlinsos.


Melalui koordinasi ini, diharapkan terjalin sinergi yang baik antara TAPM Kabupaten Gayo Lues dan Dinas Dukcapil dalam mempercepat pemenuhan persyaratan tersebut. Dengan demikian, TPP dapat menjalankan peran sebagai Relawan Agen Perlinsos secara optimal dalam mendukung pelayanan dan penyaluran perlindungan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan.

Sabtu, 10 Oktober 2026

BUMKp Genting Tajuk Kampung Rerebe Mulai Budidaya Ikan Nila, Dukung Program Ketahanan Pangan

Tripe Jaya, Gayo Lues – Badan Usaha Milik Kampung (BUMKp) Genting Tajuk Kampung Rerebe, Kecamatan Tripe Jaya, Kabupaten Gayo Lues, mulai melaksanakan kegiatan budidaya ikan nila sebagai bagian dari program ketahanan pangan Tahun Anggaran 2025 yang pelaksanaannya dilanjutkan pada tahun 2026.



Kegiatan budidaya ikan nila ini berlokasi di Bur Kekuyang dengan memanfaatkan kolam sewa milik masyarakat. Pada tahap pertama, pengurus BUMKp Genting Tajuk melakukan penebaran bibit ikan nila sebanyak 20.000 ekor. Program ini direncanakan akan dilaksanakan melalui dua kali siklus panen, disertai dua kali penyediaan bibit dan pakan untuk mendukung keberlanjutan usaha budidaya.



Pelaksanaan kegiatan ini dihadiri oleh staf Pemerintah Kecamatan Tripe Jaya, yaitu Bapak Said Muhammad, S.Pd., dan Bapak Syamsuddin. Turut hadir Pendamping Desa Surman dan Pendamping Lokal Desa (PLD) Samsiar sebagai bagian dari dukungan pendampingan terhadap pelaksanaan program ketahanan pangan di tingkat kampung.

Pengulu Kampung Rerebe, Muhammad Ali, bersama Direktur BUMKp Genting Tajuk, Abu Rahim, diharapkan dapat terus mendorong pengelolaan usaha budidaya ikan nila secara terencana, produktif, dan berkelanjutan. Melalui program ini, BUMKp diharapkan mampu mengembangkan potensi ekonomi kampung, meningkatkan ketersediaan pangan, serta membuka peluang peningkatan pendapatan masyarakat.

Sebagai langkah lanjutan, pengurus BUMKp Genting Tajuk merencanakan pelaksanaan pelatihan atau bimbingan teknis (Bimtek) untuk meningkatkan kapasitas dan keterampilan pengurus dalam pengelolaan serta pembesaran ikan nila. Peningkatan kapasitas ini dinilai penting agar kegiatan budidaya dapat berjalan lebih optimal, mulai dari pengelolaan kolam, pemeliharaan ikan, pemberian pakan, hingga pengelolaan hasil panen.

Pelaksanaan program yang baru dapat direalisasikan pada tahun 2026 ini mengalami penundaan akibat bencana hidrometeorologi yang terjadi pada tahun 2025 lalu. Meskipun demikian, pengurus BUMKp bersama Pemerintah Kampung dan para pihak terkait terus berupaya agar program ketahanan pangan tersebut dapat terlaksana dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kampung Rerebe.

Melalui pengembangan usaha budidaya ikan nila ini, BUMKp Genting Tajuk diharapkan tidak hanya berperan sebagai pengelola usaha ekonomi kampung, tetapi juga menjadi penggerak ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Dengan dukungan pemerintah, pendamping desa, dan partisipasi masyarakat, usaha ini diharapkan berkembang menjadi kegiatan ekonomi produktif yang berkelanjutan serta memberikan kontribusi bagi kemajuan Kampung Rerebe, Kecamatan Tripe Jaya, Kabupaten Gayo Lues.

Jumat, 02 Oktober 2026

BUMKp Ujung Sernge Dorong Ketahanan Pangan melalui Budidaya Ikan di Kampung Kuala Jernih

Tripe Jaya, Gayo Lues - 1 Oktober 2026 — Dalam upaya mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan pemanfaatan potensi ekonomi masyarakat kampung, BUMKp Ujung Sernge melaksanakan kegiatan ketahanan pangan di Dusun Gempos, Kampung Kuala Jernih, Kecamatan Tripe Jaya, Kabupaten Gayo Lues.


Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program ketahanan pangan yang dialokasikan melalui penyertaan modal BUMKp Ujung Sernge. Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara bertahap dengan memanfaatkan kolam milik masyarakat yang disewa sebagai lokasi budidaya ikan.





Total anggaran yang dialokasikan untuk kegiatan ketahanan pangan tersebut sebesar Rp131.608.000. Dari total anggaran tersebut, untuk Tahap I dialokasikan sebesar Rp60.000.000, yang digunakan dalam pelaksanaan awal kegiatan, termasuk pelepasan benih ikan.


Pada tahap pertama, BUMKp Ujung Sernge melakukan pelepasan sebanyak 15.000 ekor ikan ke dalam kolam yang telah dipersiapkan. Setelah proses pelepasan ikan, kegiatan akan dilanjutkan dengan pemeliharaan dan pemantauan perkembangan ikan. Tahap II akan dilaksanakan setelah melihat perkembangan dan hasil evaluasi dari kegiatan tahap pertama.


Pelaksanaan kegiatan ini diharapkan dapat menjadi salah satu langkah konkret dalam mengembangkan usaha ekonomi produktif melalui BUMKp sekaligus mendukung program ketahanan pangan di tingkat kampung. Selain itu, pemanfaatan kolam sewa milik masyarakat juga menjadi bagian dari upaya mengoptimalkan potensi dan aset yang tersedia di lingkungan kampung.


Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Camat Tripe Jaya Bapak Zia Ulhaq Ariko Syamida, S.IP., M.SP., Plt. Kasi PPMKKs Bapak Saidina, SE., Mukim Tripe Bapak Jamin, Pengulu Kampung Bapak Berdat, Tim TPP Kecamatan Tripe Jaya, Direktur BUMKp Ujung Sernge Bapak Ismail, serta Bendahara BUMKp Ujung Sernge Bapak Tunis.


Melalui kegiatan ini, BUMKp Ujung Sernge diharapkan mampu mengembangkan usaha secara berkelanjutan, meningkatkan manfaat ekonomi bagi masyarakat, serta memberikan kontribusi terhadap penguatan ketahanan pangan dan perekonomian Kampung Kuala Jerni.


TPP Gayo Lues — Mendampingi Desa, Menguatkan Masyarakat, Mendorong Kemandirian Desa.